Oleh: dito06 | Oktober 15, 2008

HARI RAYA IDHUL FITRI 1429H

MOHON MA'AF LAHIR DAN BATHIN

MOHON MA

KAMI MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDHUL FITRI 1429H

MOHON MA’AF LAHIR DAN BATHIN.

MUDIK & LIBUR DI HARI RAYA IDHUL FITRI

Tidak seperti tahun-tahun yang lalu,Desa ini sepi oleh kegiatan takbir keliling,entah apa penyebabnya,walau sepi takbir keliling namun tetap ramai oleh hilir mudiknya kawula muda di tiap-tiap sudut perkampungan.

Secara umum mudik dan libur panjang di hari Raya Idhul Fitri sudah menjadi budaya bagi para perantau yang bermukim di kota-kota besar, ataupun di negeri orang bagi umat yang beragama islam pada umumnya.Tidak heran jika menjelang libur panjang di Hari Raya Idhul Fitri terutama di pelosok pedesaan banyak kawula muda yang mengunjungi sanak saudara untuk bersillaturrahmi,biasanya untuk menghilangkan rasa kangen dengan kampong halaman yang sudah lama di tinggalkan menjadi urban ataupun hanya sekedar ingin jalan-jalan sekedar cuci mata dan mengujungi kawan lama, karena sudah sekian lama berdiam di negeri orang yang penuh dengan hiruk pikuknya suara mesin dan padatnya kegiatan rutinitas sehari-hari.

Rasa kangen dan haru,seketika membuat suasana kampung halaman berubah,dari segi bahasa,cara berpakaian dan gaya kawula para perantau.Memang cukup beralasan dan membuat iri bagi penduduk yang tinggal di kampong halaman,karena setidaknya dengan adanya para pemudik Desa dan kampung kita terasa sudah berada di kota besar,mengapa demikian…?Wow….jelas membuat kebanggaan tersendiri berlibur di kampung halaman.Sambil ber sillaturahmi bisa mengekspresikan gayanya masing-masing seperti idolanya yang biasa kita lihat di layar kaca,maklum di kota-kota besar mungkin tak terlalu terpikirkan karena banyaknya kegiatan dan pekerjaan rutinitas sehari-hari.Di dukung halusnya jalan raya yang ber aspal,lalu lalang kendaraan roda empat ataupun kendaraan ber roda dua tak ada hentinya di siang hari sampai menjelang malam.

Hingar bingarnya di Desa seakan tak kalah oleh bisingnya deru mesin di perkotaan.Walau gaya dan ber accesories bak artis idola, namun etika dalam bergaul di kampung halaman tetap terjaga.

Penulis :Admin


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: